Sabtu, 24 Oktober 2015

Perintah dasar editor vi di linux



Sabtu, 24 Oktober 2015

editor vi linux

Pada pertemuan hari ini materi yang dibahas adalah " PEMPROGRAMAN STRING ". Dan dalam pertemuan kali ini saya akan memberikan screenshoot dari praktikum yang telah di lakukan di kelas.

Gambar di bawah ini adalah tampilan yang menunjukan isi dari direktori yang ada di dalam PC kita, yaitu dengan menggunakan perintah : ls. 


Untuk memulai pengerjaan selanjutnya, maka kita masuk ke direktori PLJD terlebih dahulu. Dengan memasukkan perintah : cd PLJD . seperti pada gambar di bawah ini :

setelah kita berada dalam direktori PLJD, kemudian kita tambahkan direktori buah.txt dengan perintah : cat > buah.txt . Lalu masukkan isian nama-nama buah seperti gambar diatas .
Sedangkan perintah-perintah -w, -c, -l fungsinya adalah :
  • wc         :  berfungsi untuk menampilkan gabungan dari jumlah baris, kata, dan karakter.
  • wc -l      :  berfungsi untuk menampilkan jumlah baris saja.
  • wc -w     :  berfungsi untuk menampilkan jumlah kata saja.
  • wc -c      : berfungsi untuk menampilkan jumlah karakter. 
Langkah selanjutnya adalah masukkan perintah vi biodata.txt yang berfungsi utuk memasukkan isi data pada direktori biodata.txt . Maka data yang saya masukkan adalah :

Pada data di atas saya menggunakan TAB sebagai spasi/jarak dari setiap kolom. Anda juga dapat mengubah spasi/jarak dengan menggunakan tanda titik dua ( : ), titik koma ( ; ), koma ( , ) , atau perintah string lainnya sperti $, *, dll.
Perintah yang digunakan untuk mengubah spasi/jarak adalah :
  • :1,$ s/:/\t/g  : adalah untuk mengubah tanda titik dua ( : ) menjadi  tab.
  • :1,$ s/\t/:/g  : adalah untuk mengubah tab menjadi titik dua ( : )
Maka datang keluar dengan memasukkan perintah cat biodata.txt adalah :


Dari gambar diatas kita dapat melihat bahwa langkah selanjutnya adalah menghapus kolom. Perintah yang digunakan adalah : cut -f1 biodata.txt . -f1 maksudnya adalah untuk menampilkan kolom saja yaitu kolom nama saja. Kita dapat merubahnya -f(berapa) sesuai dengan kolom keberapa yang ingin kita tampilkan.

Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :


 Kita juga dapat menampilkan 2 kolom sekaligus yaitu dengan menggunakan perintah : cut -f1,3 biodata.txt maksudnya adalah data yang kita tampilkan hanya kolom ke-1 dan ke-3, yaitu kolom nama dan jurusan.

seperti pada gaambar dibawah ini :

  
Selanjutnya kita akan menampilkan data dengan menggunakan perintah :
  • head  : berfungsi untuk menampilkan data dari baris pertama (dari baris atas)
  • tail     : berfungsi untuk menampilkan data dari baris paling terakhir (dari baris bawah)



Dari gambar diatas kita dapat melihat perintah : 
  • head -2 biodata.txt : artinya menampilkan 2 baris data dari atas
  • tail -3 biodata.txt    : artinya menampilkan 3 baris data dari bawah
Kita juga dapat menggunakan perintah head dan tail sekaligus. Dengan menggunakan perintah : head -3 biodata.txt | tail 2, yang artinya perintah head akan dikerjakan terlebih dahulu kemudian mengerjakan perintah tail. Seperti gambar dibawah ini :


Selanjutnya kita akan belajar perintah TR. Perintah ini digunakan untuk mengganti huruf/karakter dari data yang telah kita masukkan.  Kita masuk dulu pada direkrori buah.txt. Dengan perintah cat buah.txt. Seperti gambar di bawah ini :



 Perintah tr "ea" "34" < buah.txt  : artinya setiap data yang ada huruf "ea" nya akan berubah menjadi "34".



Selanjutnya kita masuk lagi ke direktori biodata.txt. Dengan perintah cat biodata.txt.
Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini :


Perintah cut -f2 biodata.txt | cut -c4 | tail -3 | head -1 artinya adalah kita akan menampilkan data yang terdapat dalam direktori biodata.txt yaitu data pada kolom ke-2 , huruf ke-4, dan data yang diambil 3 baris dari bawah serta 1 baris dari atas. Sehingga data yang muncul adalah "angka 4".

Kemudian seperti yang telah kita pelajari di atas bahwa kita mengubah spasi/jarak pada kolom. Dan kali ini kita akan mengubah dari tab menjadi titik dua ( : ). Yaitu dengan perintah  :1,$ s/\t/:/g , seperti gambar dibawah ini :




 Karena jarak yang kita gunakan adalah titik dua ( : ), maka jika kita ingin mengambil data pada setiap kolom adalah dengan menggunakan perintah cut -d: -f1 biodata.txt, seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Kemudian kita masuk lagi ke direktori biodata.txt, dengan memasukkan perintah cat biodata.txt.
Lalu kita akan membuat perintah yang hanya menampilkan karekter "nama" dan "novris" yang terdapat pada data yang kita isi di dalam direktori biodata.txt tersebut. Maka dari itu perintah yang kita gunakan adalah :
cut -d: -f1 biodata.txt | sort | head -4 | tail -2
Seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :




Perintah sort berfungsi untuk mendekatkan atau mengurutkan data berdasarkan alfabet.

Demikianlah yang saya pelajari mengenai EDITOR VI dihttp://www.sttpln.ac.id/

PERINTAH DASAR PADA LINUX

Perintah dasar pad linux yaitu:

  • any_command –help : Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. “–help” sama dengan perintah pada DOS “/h”.
  • Ls : Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah dir hanya berupa alias dari perintah ls. Untuk perintah ls sendiri sering dibuatkan alias ls –color, agar pada waktu di ls ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
  • Ls –al : Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar per layar.
  • Cd directory : Change directory. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan menghantarkan anda ke home direktori. Dan cd – akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
  • cp source destination : Mengopi suatu file
  • mcopy source destination : Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh mcopy a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan man mtools untuk command yang sejenis : mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd, mformat….
  • mv source destination : Memindahkan atau mengganti nama file
  • ln -s source destination : Membuat Simbolic Links, contoh ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X Membuat Simbolic Links, contoh ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X
  • rm files : Menghapus file
  • mkdir directory : Membuat direktori baru
  • rmdir directory : Menghapus direktori yang telah kosong
  • rm -r files : (recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya. Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk undelete di Linux
  • More : Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.
  • less filename : Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar,
  • pico filename : Edit suatu text file.
  • pico -w filename : Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
  • lynx file.html : Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.
  • tar -zxvf filename.tar.gz : Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt
  • tar -xvf filename.tar : Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).
  • gunzip filename.gz : Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.
  • bunzip2 filename.bz2 : Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2″, digunakan pada file yang besar.
  • unzip filename.zip : Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
  • find / -name “filename” : Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).
  • locate filename : Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.
  • Pine  : Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang sangat customize, yaitu mutt ,
  • talk username1 : Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan talk username1@machinename untuk berbicara dengan komputer lain). Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan talk username2. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah mesg n untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah who atau rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut
  • Mc : “Midnight Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.
  • telnet server : Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik menjadi “open text”, juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote.
  • rlogin server : (remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai gantinya.
  • rsh server : (remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh.
  • ftp server : Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.
  • Minicom : Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for Linux”).
  • ./program_name : Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda
  • Xinit : Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).
  • Startx : Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti perintah “win” under DOS dengan Win3.1
  • startx — :1 : Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan , , etc, tapi ini akan lebih banyak memakan memori.
  • Xterm : (pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit
  • Xboing : (pada X terminal). Sangat lucu deh …., seperti games-games lama …..
  • Gimp : (pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.
  • Netscape : (pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai versi 4.7
  • netscape -display host:0.0 : (pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama host display 0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin host dengan perintah xhost
  • shutdown -h now : (sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).
  • Halt : reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di atas.
  • man topic : Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba man man. lalu tekan q untuk keluar dari viewer. Perintah info topic Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara any_command –help.
  • apropos topic : Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..
  • pwd : Melihat direktori kerja saat ini
  • hostname : Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
  • whoami : Mencetak login name anda
  • id username : Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
  • date : Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah; date 123123572000
  • time : Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah date
  • who : Melihat user yang login pada komputer kita.
  • rwho –a : Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.
  • finger username : Melihat informasi user, coba jalankan; finger root
  • last : Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
  • Uptime : Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
  • Ps : (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
  • ps axu : Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.v
  • top : Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
  • uname –a : Informasi system kernel anda
  • free : Informasi memory (dalam kilobytes).
  • df –h : (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)
  • du / -bh : (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible form).
  • cat /proc/cpuinfo : Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
  • cat /proc/interrupts : Melihat alamat interrupt yang dipakai.
  • cat /proc/version : Versi dari Linux dan informasi lainnya
  • cat /proc/filesystems : Melihat filesystem yang digunakan
  • cat /etc/printcap : Melihat printer yang telah disetup
  • lsmod : (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load
  • set : Melihat environment dari user yang aktif
  • echo $PATH : Melihat isi dari variabel PATH. Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan set untuk melihat environmen secara penuh.
  • Dmesg : Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan file: /var/log/dmesg).
  • Clear : Membersihkan layar
  • Adduser : Menambah pengguna
  • alias : Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya.
  • xhost:Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
  • xset: Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya.
  • wall: Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
  • unalias: Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan di atas, gunakan perintah: $ unalias dir
  • su: Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
  • mesg: Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan
  • man: Untuk menampilkan manual pageatau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
  • ls:  Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah
  • fg :Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground.
  • grep : Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
  • wc: Word Count, menampilkan jumlah bytes, kata dan baris dalam suatu file .
  •  vi: Teks editor vi.Syntax : vi [nama_file].
  • SEJARAH LINUX

    Sejarah Dan Perkembangan Linux


    SEJARAH DAN PERKEMBANGAN LINUX

         Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.
      
         Dalam waktu singkat UNIX berkembang dalam dua jalur : UNIX yang dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar UNIX. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.

         Salah satu diantaranya adalah MINIX yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Source code MINIX inilah yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU
         Berawal dari sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.
      
         Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
         Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, di Universitas Helsinki, Finlandia yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dariMinix.
         Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum pada tahun 1987.
         Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk :

    •  Ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan utilitas
    •  Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas.
    •  Produk perangkat lunak yang reliabel, termasuk versi pengembangan terakhir.
    •  Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan

    Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang beragam kebutuhan dan lokasinya dan juga bertindak sebagai team pengembang sendiri.
    Sejarah Linux berkaitan dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver

         Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat menarik, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya
         TUX, nama seekor pinguin yang menjadi logo maskot dari linux. TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ).